Bunga anggrek selalu abadi tak hanya cantik dilihat dan sedap dipandang, bunga anggrek tak hanya merupakan bisnis yang menggiurkan. Gemar merawat anggrek merupakan resep panjang umur, kata Ketua Perhimpunan Aggrek Indonesia (PAI) Cabang Malang, Prof Titis Adi Sarwanto dalam pembukaan Pameran Malang Orchid, di Sasana Krida Universitas Negeri Malang, Selasa (12/7).

Dalam pameran yang dibuka oleh Wali Kota Malang Peni Suparto itu, Titis menunjukan bukti kalau merawat anggrek bisa membuat umur semakin panjang. Diantaranya dalam bulan ini saja ada tiga anggota PAI Cabang Malang yang merayakan ulang tahun ke-90, dengan tubuh yang masih segar bugar.

Titis mengungkapkan, dibanding penyelenggaraan tahun lalu untuk stan anggrek tidak mengalami penurunan sebanyak 26 stand yang ikut pameran. Namun untuk bunga-bunga lain, seiring meredupnya Gelombang Cinta, Anturium membuat peserta Malang Orchid tahun ini tak sebanyak tahun lalu.

“Anggrek itu abadi, di saat bisnis bunga lain masih turun-naik, bisnis anggrek sudah ada penggemarnya tersendiri,” ujar Titis, Selasa (12/7).
Peni mengaku menyayangkan pameran bunga Malang Orchid tahun ini pesertanya tidak sebanyak tahun lalu. Kalau tahun lalu bisa sebanyak 80 stan, mengapa tahun ini hanya mencapai 30 stan saja, pasti ini ada masalah.

“Perlu dicari apa penyebab sehingga pameran ini diikuti peserta tak sebanyak tahun lalu, Saya melihat promosi pameran ini hanya sekali saja di media, ini jelas membuat masyarakat ragu apakah pameran ini jadi atau tidak,” ujar Peni.

Menurut Peni, potensi anggrek di Kota Malang sangat luar biasa, jika dikembangkan dengan baik akan bisa bisa menjadi andalan masyarakat Malang untuk menambah penghasilan. Dia ingin Malang Orchid bisa mendunia, seperti Malang Tempo dulu.

“Untuk mengembangkan anggrek di Kota Malang, saat ini akan kami siapkan pembangunan taman anggrek seluas setengah hektar di Kota Malang. Saat ini kami sedang mencari lokasi yang tepat,” ungkap Peni.

Ketua pelaksana Malang Orchid, Novianto mengungkapkan pameran di Sasana Krida UM akan dilangsungkan, Selasa (12/7) sampai dengan Senin (18/7). Dengan adanya pameran ini harapkan semakin mendekatkan masyarakat Kota Malang dengan bunga, yang potensinya luar biasa. (cah)