Mulailah dengan anggrek merpati
Salah satu upaya untuk lebih mensosialisasikan kesadaran cinta anggrek kepada kalangan luas adalah dengan mengajak terlibat secara langsung dengan aktifitas memelihara anggrek. Dengan melakukan praktek secara langsung, maka akan dimulailah kesadaran untuk peduli terhadap kehidupan sang anggrek. Maka dari itu, untuk mensosialisasikan gerakan tersebut diperlukan petunjuk awal untuk memulai hobi ini.

Seringkali hobi memelihara anggrek diidentikan dengan sifat kesabaran, keuletan, ketekunan, dan pantang menyerah. Pernyataan diatas memang ada benarnya, namun jangan terburu-buru menduga bahwa memelihara anggrek itu terkesan berat dan susah. Terdapat puluhan ribu jenis anggrek spesies dan ratusan ribu varietas anggrek hibrida…dan tentu saja masing-masing jenis memiliki tingkat kesulitan pemeliharaan yang berbeda-beda. Dengan pemilihan jenis anggrek yang tepat sebagai permulaan, maka tingkat kegagalan akan dapat diminimalisir serendah mungkin.

Anggrek merpati adalah salah satu anggrek Indonesia yang terkenal mudah dipelihara dan dapat tumbuh dimana saja meski tanpa perawatan intensif
Salah satu jenis anggrek yang sangat direkomendasikan untuk dicoba atau hanya untuk sekedar iseng oleh pemula adalah Dendrobium crumenatum atau dikenal luas dengan nama Anggrek Merpati. Anggrek ini adalah salah satu jenis anggrek spesies yang sangat mudah pemeliharaannya.

Anggrek ini tersebar luas mulai dari semenanjung Malaya, Kepulauan Indonesia, hingga Papua New Guinea dan Kepulauan Solomon. Bunga anggrek merpati memiliki cukup banyak variasi dalam bentuk dan ukuran bunga. Warna khas nya yang putih bersih ditambah aroma harum semerbak merupakan kelebihan anggrek ini dibanding kerabatnya yang lain. Anggrek ini memiliki adaptasi yang sangat luas mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Saat musim berbunga tiba, seluruh kuntum bunganya yang bisa mencapai puluhan bahkan ratusan kuntum dalam satu rumpun umumnya akan mekar serentak. Hanya saja, lama mekarnya tidak lebih dari 1 hari untuk setiap kuntumnya. Masa mekar bunga ini dapat dinikmati paling lama dua hari dengan dua kali periode mekar.

Termasuk anggrek yang tahan kering dan mudah berbunga
Kelebihan lain anggrek ini adalah toleran terhadap kekeringan, kemampuan menghasilkan “keiki” (tunas anakan) yang sangat tinggi, tingkat pertumbuhan akar dan tunas yang cepat, serta tahan terhadap berbagai rentang intensitas cahaya matahari, termasuk “full sun” alias terpapar sinar matahari langsung. Meski masa mekarnya bunganya tergolong singkat, namun dalam satu tahun, musim pembungaannya termasuk sangat sering. Hal ini dikarenakan pembungaannya lebih dipengaruhi oleh perubahan suhu lingkungan harian yang drastis dengan rentang 5 derajat Celcius, dan bukan oleh pengaruh musim layaknya kebanyakan anggrek lainnya.

Anggrek ini amat sangat dianjurkan untuk para pemula, bahkan yang sekedar iseng sekalipun. Bagi temen-temen awam yang ingin mengetahui dunia anggrek, tentu sangatlah penting untuk mencoba memulai dengan anggrek ini. Tidak perlu khawatir apalagi cemas apabila merasa belum berpengalaman memelihara anggrek sebelumnya. Bahkan kita akan dibuat keheranan dengan ketangguhan anggrek ini untuk bertahan hidup. Oleh karena itu sangatlah pantas bila Dendrobium crumenatum si anggrek merpati ditempatkan pada posisi terhormat.

Apabila anda berminat untuk mencoba memeliharanya, cobalah iseng-iseng mengamati kebun tetangga sebelah, apabila anda meminta dengan baik-baik, saya sangat yakin anda akan diberi setidaknya 2-3 batang atau bahkan lebih. Apabila masih kesulitan juga, silahkan bertamasya di kawasan pegunungan atau kawasan hutan, disana anda akan banyak menemui pedagang anggrek menjual tanaman ini, atau jika beruntung anda cukup memungut beberapa batang anggrek merpati langsung dari pepohonan. Masih kesulitan juga ??!!…..dengan sangat-sangat berbahagia umumnya para hobiis anggrek atau pedagang anggrek akan berbagi koleksi anggrek merpatinya secara cuma-cuma alias gratis… mungkin hanya mengganti ongkos kirim apabila tempatnya jauh.

Anggrek merpati dapat dibudidayakan dengan mudah
Untuk informasi budidayanya : Dendrobium crumenatum atau anggrek merpati dapat dipisah dengan mudah dari rumpunnya. Pisahkan sedikitnya 2 batang besar atau 3-4 batang ukuran kecil. Kemudian bungkus bagian pangkal batang bawah yang memiliki akar dengan sedikit sabut kelapa yang sudah dibasahi terlebih dahulu. Setelah dibungkus, tanaman ini di tempelkan pada sekeping pakis, diikatkan ke batang pohon, atau di tanam dalam pot berisi potongan pakis/arang.

Bila ditanam dipakis atau pot, maka letakkan pada tempat yang teduh selama 2-3 minggu untuk mengurangi penguapan berlebih, hingga akar baru telah tumbuh dan tanaman tampak kuat. Pindahkan tanaman di tempat yang lebih terang dengan terus memelihara kelembaban pada medianya. Saat tunas-tunas baru telah tumbuh dan menjadi rumpun dewasa, maka puluhan kuntum bunga akan segera menyemarakkan hasil jerih payah anda. Tidak perlu khawatir terlalu lama menunggu, karena anggrek ini telah dikenal memiliki laju pertumbuhan yang relatif cepat.

Merpati adalah lambang kesetiaan, persahabatan, dan kesetiakawanan, maka selayaknyalah anggrek Dendrobium crumenatum si anggrek merpati ini juga dijadikan simbol persahabatan diantara penggemar ataupun pelestari anggrek di Indonesia. Salam Anggrek.

Suber tulisan: www.lipi.go.id