Jambi- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Hj Mufida Jusuf Kalla, isteri Wakil Presiden HM Jusuf Kalla menyatakan bahwa Jambi saat ini dengan empat taman nasionalnya telah menjadi pusat konservasi flora dan fauna bukan saja di Indonesia tetapi juga di dunia. Pernyataan ini disampaikannya saat melantik Pengurus Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Provinsi Jambi periode 2015-2019, bertempat di gedung BKOW Provinsi Jambi, Sabtu (28/3). Hadir pada kesempatan ini Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Yusniana Hasan Basri selaku Penasehat PAI, Ketua Harian Dekranas Thjajo Kumolo, Ketua BKOW Provinsi Jambi Hj.Rahima Fachrori,dan Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota.
Dijelaskan Hj.Mufida Jusuf Kalla bahwa di Taman Nasional Kerinci Seblat telah ditetapkan oleh UNESCO menjadi warisan dunia. Disampaikannya bahwa dengan memiliki empat taman nasional saja menjadi kebanggaan tetapi tanggung jawab yang besar. “Kalau ada harimau Sumatera dan gajah yang mati maka beritanya akan menjadi besar sampai ke Eropa tetapi jika anggrek yang dicuri berkarung-karung seperti sayur lalu dijual Jakarta maka tentu tidak ada yang memberitahukan” ucap Mufida.
Dilanjutkannya bahwa selama ini anggrek hutan di Jambi memang paling banyak sampai ke Jakarta, sedangkan anggrek dari Papua lebih ketat. Salah satu kemungkinan adalah anggrek dari Jambi ini lebih mudah dibawa dengan menggunakan jalur darat dengan menggunakan mobil ke Jakarta dan dijual ke luar negeri sehingga namanya dimiliki negeri lain. “Ini tentunya menjadi tugas PAI Provinsi Jambi dan DPP,anggrek yang sudah dijual ke Jakarta berkarung-karungdengan harga murah keluarnegeri dan ini merugikan kita”ucapnya.
Disampaikannya bahwa angrek tidak seperti gajah atau harimau Sumatera, orang utan ataubunga Rafllesia. “Tetapi menurut Ketua Departemen Konservasi DPP Irawati, anggrek merupakan indikator keasrian hutan dimana anggrek jenis tertentu hanya bisa menempel di pohon yang berasal dari kotoran burung yang ada di hutan tentu saja jika pohonnya tidak ditebang, maka jika anggrek tidak ada maka fauna juga tidak ada”ucapnya.
Sementara itu sebelumnya Ketua TP-PKK Hj Yusniana Hasan Basri menyatakan bahwa kehadiran Hj.Mufida Jusuf Kalla ini merupakan penyemangat bagi semua pihak untuk bekerja lebih keras untuk mengembangkan anggrek di Provinsi Jambi.”PAI ini beranggotakan pecnita anggrek dan pemerhati anggrek dan diharapkan dari anggrek ini selain dari sisi ilmu pengetahuan bisnis sampai konservasi .”Jambi memiliki sumber daya alam yang melimpah salah satunya adalah anggrek, dan diharapkan potensi ini tidak disia-siakan dan terus menggali potensi tersebut. Untuk itu para mereka yang dilantik hari ini segera melakukan konsultasi dan koordinasi agar keberadaannya dapar dirasakan oleh masyarakat”kata Hj.Yusniana.
Sumber tulisan: http://jambiprov.go.id/fotoberita-hjmufida-jusuf-kalla-jambi-pusat-konservasi-dunia.html